Taktik Kilat untuk Kendalikan Kas Perusahaan: Mengungkap Rahasia Invoice Financing!

Invoice financing, juga dikenal sebagai accounts receivable financing, adalah bentuk pembiayaan yang memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan akses cepat kepada uang tunai dengan menggunakan faktur (invoice) yang mereka miliki sebagai jaminan. Ini adalah cara untuk mengatasi masalah cash flow dengan memanfaatkan tagihan yang belum dibayar oleh pelanggan sebagai sumber pendanaan. Berikut adalah cara invoice financing biasanya berkerja:

  1. Penerbitan Faktur

Sebuah perusahaan memberikan produk atau layanan kepada pelanggan mereka dan kemudian mengeluarkan faktur kepada pelanggan untuk pembayaran. Faktur ini mencantumkan jumlah uang yang harus dibayar oleh pelanggan dan jangka waktu pembayaran.

  1. Pengajuan ke Pemberi Pinjaman atau Lembaga Keuangan

Perusahaan kemudian mengajukan faktur-faktur ini kepada pemberi pinjaman atau lembaga keuangan yang menyediakan layanan invoice financing. Pada tahap ini, perusahaan dapat menerima sebagian atau seluruh nilai faktur.

  1. Persetujuan dan Pembiayaan

Pemberi pinjaman atau lembaga keuangan meninjau faktur-faktur tersebut dan menyetujui pembiayaan. Mereka biasanya memberikan dana sekitar 70-90% dari nilai faktur sebagai pinjaman. Jumlah yang diberikan sebagai pinjaman tergantung pada risiko kredit pelanggan dan persyaratan pemberi pinjaman.

Baca juga: 5 Tips Manajemen Keuangan yang Efektif

  1. Pembayaran Pelanggan

Pelanggan masih harus membayar faktur sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan. Ketika pelanggan membayar faktur, pembayaran tersebut masuk ke rekening pemberi pinjaman atau lembaga keuangan.

  1. Pengembalian Pinjaman

Setelah pelanggan membayar faktur, perusahaan mengembalikan pinjaman kepada pemberi pinjaman atau lembaga keuangan, dan mereka juga membayar biaya atau bunga yang telah disepakati.

Keuntungan utama dari invoice financing adalah bahwa perusahaan dapat memperoleh akses cepat kepada uang tunai tanpa harus menunggu pembayaran faktur dari pelanggan. Hal ini dapat membantu meningkatkan cash flow perusahaan dan memungkinkan perusahaan untuk mengatasi berbagai kebutuhan keuangan, seperti membayar supplier, menggaji karyawan, atau mendanai pertumbuhan bisnis.

Namun, perlu diingat bahwa ada biaya dan bunga terkait dengan layanan ini, dan pembiayaan faktur dapat menjadi opsi yang mahal jika digunakan secara berkelanjutan. Selain itu, perusahaan yang menggunakan invoice financing harus memastikan bahwa pelanggan mereka akan membayar faktur tepat waktu, karena pembayaran faktur adalah cara untuk melunasi pinjaman tersebut.

Temukan solusi kebutuhan pinjaman bisnis Anda dengan Asta Gunadhya Finansial dan dapatkan manfaat kemudahannya dengan Asta Gunadhya Finansial di paket produk pinjaman.

#CashFlowManagement

#BusinessFinance

#InvoiceFinancing

#WorkingCapital

#SmallBizFunding


Anda seorang pengusaha membutuhkan pendanaan dengan menggunaan Invoice Financing?Klik disini untuk mendapatkan info lebih lengkap!

Sahrul Ramadhan

See all author post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.